Arsip Blog

Ikutan Lomba, Semoga Menang… Yuk Ikut Bantu Saya

Saya sedang mengikuti lomba Take Crative Photos with Benelli Motorcycle. Walaupun foto yang saya ikutkan tidak kreatif-kreatif dan cenderung biasa saja, Alhamdulillah masuk ke babak selanjutnya yaitu vote di website Benelli Motor Indonesia.

Maka dari hal itulah melalui postingan ini saya berniat untuk mengundang sahabat semua untuk mendoakan dan ikut memberikan dukungan dengan cara memberikan vote kepada foto saya.

Bagaimana cara memberikan vote pada foto saya di lomba ini?

1. Klik http://benelli.co.id/component/jvotesystem/uncategorized/selfie-with-benelli/11.html?ref=social

2. Klik tanda “LOVE” di foto saya atas nama Huda El-Marhoum, saya berharap tidak salah memberikan vote, karena kesempatan hanya sekali.

3. Selesai/Done…..

Saya mengucapkan terima kasih dan tentu saja tidak bisa membalas kebaikan sahabat semuanya. Semoga mendapatkan balasan yang terbaik. Oh iya, sebagai acuan agar tidak salah memberikan vote, berikut saya lampirkan foto saya. Saya menaiki Benelli Zafferano sambil menyunggingkan senyum manis dan mengacungkan jempol.benelli zafferano

New Zafferano, Warnanya Bikin Makin Asyik

Silahkan klik FOTO saya bersama Zafferano ini kemudian dukung saya dengan cara memberikan LIKE, terima kasih.

PT. Benelli Motor Indonesia(BMI) meluncurkan warna terbaru untuk skutik bongsornya yang memiliki kapasitas 250 cc ini. Jika sebelumnya hanya ada dua warna elegan yaitu putih dan silver, kini ada warna baru yaitu biru dan merah. Benelli Zafferano ini dibanderol dengan harga Rp. 40.800.000,000 OTR Jakarta. Beuh, kalau tidak salah kemaren waktu saya ke Jogja untuk testride harganya mencapai Rp. 45.000.000,00. Banyak juga ya selisihnya.

new zafferano

Dua warna terbaru dari Zafferano ini menjadikan konsumen bisa lebih bebas untuk memilih warna kesukaannya. Skutik bongsor ini memang kabarnya banyak penggemarnya termasuk saya sih walaupun belum kesampaian. ha hazafferano merah

Berikut spesifikasi Benelli Zafferano jika ada yang berniat untuk dijadikan sebagai pertimbangan

DIMENSIONS
Length : 2168 mm
Width : 796 mm
Height : 1434 mm
Wheelbase : 1488 mm
Ground Clearance : 103 mm
Weight : 155 Kg
Fuel Tank : 12 L
Front Wheel Size : 120/70 – 14
Rear Wheel Size : 140/60 – 14

ENGINE
Type : 4 stroke single cylinder
Bore X Stroke : 69.0 x 66.8 mm
Displacement : 249.7 cc
Rated Output : 14.62kW/rpm
Max Torque : 20.83 Nm/rpm
Starting Method : Electric

TRANSMISSION
Clutch Type : Automatic

BRAKE SYSTEM
Front Wheel : Double Disc
Rear Wheel : Disc

SUSPENSION
Front : Telescopic Shock Arbsorber
Rear : Adjustable Shock Arbsorber

Baca juga:

Gagal Testride Motor Benelli

Beberapa waktu yang lalu saya melakukan perjalanan ke Yogyakarta sekaligus untuk servis Apache. Selain itu, saya juga punya niatan untuk bisa testride salah satu motor anti mainstream yang ada di Indonesia yaitu Benelli. Awal saya kenal dengan motor ini adalah ketika saya bergabung di salah satu grup Adventure di facebook. Di grup facebook tersebut saya penasaran dengan motor yang ditunggangi oleh Mario Iroth, eh ternyata yang sedang dinaikii adalah motor Benelli.Jpeg

Sayang sekali ketika saya sampai di dealer Benelli Yogyakarta yang terletak di Jl. Veteran saya gagal untuk testride. Pasalnya motor yang biasanya bisa ditestride sedang dipamerkan di Malioboro. Ya sudah pasrah saja akhirnya saya hanya diberi brosur dan minta ijin untuk foto-foto sekedarnya. Salah satu foto saya, saya upload di Grup Facebook Benelli Motor Indonesia. Monggo silahkan bisa dilihat disini. Jangan lupa setelah dilihat di like ya….

Awalnya saya ingin sekali melihat Benelli Caffenero yang beberapa waktu lalu ditest Bro Yoyok. Tapi ternyata unit ini tidak ada, saya jadi kepikiran berarti motor ini memang belum didistribusikan karena belum dilaunching. Yang saya lihat di ruangan produk yang ada hanya Benelli Zafferano yang merupakan skutik bongsor dengan kapasitas 250cc. Motor ini yang akhirnya saya jaddikan obyek untuk foto narsis. He he he

Setelah meninggalkan kontak handphone agar suatu saat dihubungi oleh Benelli untuk kesempatan testride. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang kampung dan gagal juga merencanakan silaturahim ke Warung DOHCnya pak Aziz di Wates. Padahal sebelumnya sudah kirim pesan via WhatsApp. Semoga suatu saat ada kesempatan untuk silaturahim lagi ke Yogyakarta.

Baca juga